Mencuri Bayang
Umpama mata yang tidak berkelip
Aku melihat sisi bahagiamu di saat ini
Mata yang bundar itu
Terlukis sebuah kekosongan
Dilindungkan dengan tawa dan senyuman
Aku melihat..
Seseorang yang sedang kuat mencoba
Melepaskan sedikit demi sedikit yang dulu menjadi nyawanya
Sehingga kini aku malu terus mencuri..
Mencuri membayangkanmu
Mencuri menangisimu
Mencuri merindukanmu
Lewat imbau yang tak berupaya menemukan simpang kemungkinan demi kemungkinan..
Haruskah..
Si asing ini memuja pemilik sekeping hati yang lain.
-Notatintamaya-
#gadisdanpuisi
©gadis
G