A

di balik serunay senyja...

di balik serunay senyja...
Di balik serunay senja,
Kau taburkan duri-duri asmara.
Namun kuhias dengan intan dan permata,
Di balik luka yang menganga.

Seribu cinta yang telah menggoda,
Kuacuhkan hanya untukmu saja.
Namun mengapa kau balas dengan surat undangan nyata?
Di manakah letak salahku, oh cinta?

Setiaku kau balas dusta,
Sedangkan rasa sayangmu hanya sekejap mata.
Mengapa kau tega menikah dengannya,
Sedangkan cintaku masih milikmu semata?
di balik serunay senyja...