pergi mu...
Hari ku mulai meratap sepi,
Seiring waktu yang berganti pergi,
Meninggalkan ku dalam sunyi,
Meratapi diri membalut luka yang menyayat hati.
Kenangan yang lalu merobohkan harapan untuk hidup kembali,
Meski dalam keramaian yang terus berganti,
Rasa sunyi menusuk kalbu memberi arti,
Tanpa tujuan kehidupan ku bimbang tak lagi dipahami.
Namun di dalam kedalaman duka ini kusadari,
Setiap luka membawa warna pada cerita diri,
Meskipun kau telah jauh dan hilang dari pandang mata,
Cintamu tetap akan selalu ada setiap detik yang nyata.
Biarlah rasa sepi itu jadi bagian dari puisi,
Yang melukis makna pada setiap langkahku nanti,
Hingga suatu saat waktu akan menyatukan kembali,
Semua yang hilang dalam pelukan cinta yang abadi.
A
peri mu...