K

Radiostatic-02

Radiostatic-02
Hari itu kau memberiku surat yang membingungkan.
‎Tertulis bahwa kepadaku ada sesuatu yang kau ingin bicarakan.
‎Entah kenapa air menetes dari mataku Saat aku membacanya.
‎Hatiku berdebar kencang merenungkannya.

‎Apakah ini hanya pesan jebakan yang kau buat?
‎Apakah setelah ini kita akan menjadi asing lagi?
‎Apakah kau benar benar sama lelahnya dengan semua ini?
‎Apakah menyelesaikan semuanya dengan ini sudah tepat?

‎Perasaan hancur, bahagia, dan takut menyelimutiku.
‎Tapi kakiku memilih untuk berlari ke rumahmu.
‎Waktu seperti melambat saat aku menaiki anak tangga itu.
‎Aku dengan gemetar berdiri di terasmu.

‎Tapi kemudian perlahan pintu itu terbuka.
‎Memperlihatkan dirimu yang menatapku dengan mata berkaca kaca.
‎Tak segan kau menarikku kedalam pelukanmu.
‎Ke bahuku kau membenamkan wajahmu.

‎Aku mundur selangkah untuk mengambil nafas.
‎Kita saling bertatapan satu sama lain cukup lama.
‎Lalu kemudian tertawa bersama.
‎Hari itu kita kembali seperti sedia kala.